Sabtu, 27 Juni 2015

Tutorial Archicad


  Menggambar 3Dimensi itu sebenarnya gampang-gampang susah, tergantung software yang digunakan, imajinasi dan kreativitas kita. Kali ini Ngkai ingin mencoba berbagi sedikit pengetahuan menggambar 3Dimensi dengan menggunakan Archicad. Versi yang digunakan kali ini adalah Archicad 13, dan untuk tutorial berikut ini anda bisa menggunakan software Archicad versi dibawahnya. Karena trik berikut ini merupakan trik dasar tinggal kreativitas anda untuk mengembangkannya lebih lanjut. Ok, here we go!!!

Project: GAMBAR 3DIMENSI BANGUNAN POS JAGA
  • Buka program Graphisoft Archicad Anda.
  • Pada halaman awal anda setting New Project, settingan dibawahnya anda biarkan default. Buka menu dropdown pilih Default Profile, kemudian klik New.
Tutorial Archicad
  • Setelah itu akan terbuka halaman tempat anda akan menggambar 3Dimensi nantinya. Pertama-tama yang kita setting adalah Project Preferences-nya, Anda buka [Option] > [Project Preferences] > [Working Unit] Anda setting semua parameter menjadiCentimeter.
  • Kemudian Anda masuk kembali di [Option] > [Preferences] > [Dimensions] untuk mengatur Dimensions. Setting semua parameternya menjadi Centimeter, klik Next untuk mengubah parameter selanjutnya.
  • Setelah selesai mengatur parameternya, langkah berikutnya adalah membuat Layeruntuk masing-masing komponen yang akan dibuat nantinya. Klik [Options] > [Element Attributes] > [Layer Settings (Model Views)]. Klik New, masing-masing tuliskan nama komponen yang akan anda buat nantinya. Contoh: As, Dinding, Kolom, Lantai, Kusen, Atap,…….dst. Klik OK
Tutorial Archicad
  • Sekarang kita akan mulai menggambar. Langkah pertama kita buat As bangunan dulu. Caranya: Aktifkan dulu Layer As
  • Tutorial Archicad
  • Anda kemudian Lihat di Toolbar (sebelah kanan monitor anda) cari kemudian klik Line di bagian Document. Buatlah pola bangunan Anda dengan cara, klik di area gambar kemudian ketikkan angka untuk jarak bentangannya. Contoh: Area Jaga=400×400, Rg Istirahat= 350×500.
Tutorial Archicad
  • Langkah selanjutnya adalah membuat dinding. Aktifkan Layer Dinding yang sudah anda buat sebelumnya. Caranya sama seperti diatas. Kemudian cari dan klik komponen Wall di Toolbar. Masuklah ke Setting Dialog untuk mengatur parameternya. contoh: Tinggi bangunan=400, Wall Thickness=15, Construction Method=Center. Dibagian Model anda bisa memilih surface yang anda inginkan. seperti gambar dibawah ini:
Tutorial Archicad
  • Setelah itu, buatlah garis dengan Tool Wall tadi dengan cara klik pada salah satu sudut garis As yang sudah anda gambar sebelumnya, kemudian tarik dan klik pada sudut yang lain. Begitu seterusnya. Hasilnya seperti berikut:
Tutorial Archicad
  • Setelah selesai membuat dinding, anda bisa melihat hasil 3Dimensinya dengan menekan tombol F3 di keyboard. Hasilnya seperti ini:
Tutorial Archicad
  • Proses membuat dinding telah selesai. Selanjutnya adalah memasang kusen pintu dan jendela.
  • Pertama kita akan memasang kusen pintu. Caranya sebagai berikut: Klik Door pada Toolbar, kemudian masuk ke Setting Dialog atur parameternya seperti pada gambar berikut:
Tutorial Archicad
  • Kembalilah pada draft 2Dimensi dengan menekan tombol F2 di keyboard. Setelah itu klik pada bagian dinding yang akan diberi kusen pintu. Klik lagi di bagian luar atau dalam dinding untuk menentukan bukaan pintu.
  • Langkah selanjutnya adalah memasang kusen jendela. Aktifkan/klik Window pada Toolbar, langkah selanjutnya sama seperti cara memasang kusen pintu diatas. Yang berbeda adalah settingan parameternya. Contoh:
Tutorial Archicad
  • Berikut kita akan memasang lantai pada bangunan Pos Jaga ini. Caranya seperti ini: KlikSlab pada Toolbar, kemudian setting parameternya seperti tampak pada gambar ini:
Tutorial Archicad
  • Setelah anda selesai mengatur parameternya, buatlah garis pada bagian terluar dari dinding mengelilingi bangunan dengan menggunakan Slab Tool ini.
  • Selesailah tahap pertama project 3Dimensi Pos Jaga kita. Tahapan-tahapan diatas merupakan langkah dasar dalam membuat object 3Dimensi dengan Archicad. Anda dapat meng-explore bagian Setting Dialog untuk mengatur atau menambahkan elemen-elemen atau ornamen sesuai dengan kreatifitas anda.
Tutorial ArchicadTutorial Archicad




sumber : http://blacktivy.wordpress.com/2010/06/11/tutorial-archicad-bag-i/

Bagian-bagian ruang kerja Photoshop & fungsi-fungsi tool

  Berikut adalah tampilan dari Adobe Photoshop 7.0. Mungkin Anda menggunakan Photoshop(PS) dengan versi berbeda, tapi itu bukan masalah karena secara global tampilan & fitur-fitur PS hamper sama.


Bagian-bagian ruang kerja Photoshop & fungsi-fungsi tool

Keterangan
A. Toolbox (berbagai macam tools)
B. Tool Option Bar (untuk mengatur nilai parameter dari tool yang sedang aktif)
C. View area untuk image (untuk menampilkan image yang sedang dikerjakan)
D. Menu

E. Status Bar (keterangan mengenai toolbox yang sedang aktif)
F. Palette, dari atas ke bawah: navigation palette, color palette, history palette, dan layer palette (untuk memudahkan dalam navigasi maupun editing image)
G. Palette Well (hanya tampak apabila resolusi layar di atas 800 x 600)

Panduan mahir photoshop cs pelajari --> disini

Selanjutnya mari kita bahas Toolbox, karena ini adalah peralatan utama dalam PS.

tool photoshop
Keterangan:
A.Marquee tool B.Move tool
C.Lasso tool
D.Magic Wand tool
E.Crop tool
F.Slice tool
G.Patch tool
H.Brush tool
I.Stamp tool
J.History Brush tool
K.Eraser tool
L.Gradient tool
M.Sharpen tool
N.Dodge tool
O.Path Selection tool
P.Text tool
Q. Pen tool
R. Line tool
S. Notes tool
T. Eyedropper tool
P.Text tool
U. Hand tool
V. Zoom tool

Berikut ini adalah keterangan dan fungsi-fungsi tiap tool pada PS :
A. Marquee Tool
Terdiri dari 4 jenis yaitu:
tool photoshop 1. Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
Digunakan untuk membuat area selection berbentuk segi empat.pada image.
tool photoshop2. Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
Digunakan untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada image.
tool photoshop3. Single Row Marquee
Digunakan untuk membuat area selection satu baris pada image (ukuran tinggi selection
adalah 1 pixel)
tool photoshop4. Single Column Marquee
Digunakan untuk membuat area selection satu kolom pada image (ukuran lebar selection
adalah 1 pixel).
B. Move Tool
tool photoshopShortcut keyboard: V
Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.
C. Lasoo Tool (Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo)
Terdiri dari 3 jenis yaitu:
tool photoshop1. Lasoo
Digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas
tool photoshop2. Polygonal Lasoo
Digunakan untuk membuat area selection berbentuk poligon
tool photoshop3. Magnetic Lasoo
Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan tepi selection pada
area tertentu pada image.
D. Magic Wand Tool
tool photoshopShortcut keyboard: W
Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa. Perbedaan toleransi
warna dapat diatur pada tool option bar.
E. Crop Tool
Shortcut keyboard: C
Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)
F. Slice Tool (Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah slice)
Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1. Slice Tool
Digunakan untuk membuat potongan-potongan image dari suatu image
2. Slice Select Tool
Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image
G. Patch/Healing Brush Tool (Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)

1. Patch Tool
Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau
sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki image yang rusak.
2. Healing Brush Tool
Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk
memperbaiki image yang agak rusak.
H. Brush Tool (Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool)
Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1. Brush Tool
Digunakan untuk melukis image dengan goresan kuas
2. Pencil Tool
Digunakan untuk melukis image dengan goresan pencil
I. Stamp Tool (Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah tool)
Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1. Clone Stamp Tool
Digunakan untuk melukis image dengan sample image tertentu
2. Pattern Stamp Tool
Digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu
J.History Brush Tool (Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)
Terdiri dari 2 jenis yaitu:

1. History Brush Tool
Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari image
2. Art History Tool
Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari image,
dengan model artistik tertentu.
K. Eraser Tool (Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)
Terdiri dari 3 jenis yaitu:
1. Eraser
Digunakan untuk menghapus pixel image dan mengembalikannya ke state tertentu.
2. Background Eraser
Digunakan untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.
3. Magic Eraser
Digunakan untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa
menjadi transparan dengan satu kali klik.
L. Gradient, Paint Bucket Tool (Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)
1. Gradient Tool
Digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan perpaduan banyak
warna.
2. Paint Bucket Tool
Digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground atau pola tertentu.
M. Sharpen, Blur, Smudge Tool (Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)
1. Sharpen Tool
Digunakan untuk menajamkan area tertentu pada image.
2. Blur Tool
Digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada image.
3. Smudge Tool
Digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image
N. Dodge, Burn, Sponge Tool (Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)
1. Dodge Tool
Digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada image
2. Burn Tool
Digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada image
3. Sponge Tool
Digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.
O. Selection Tool (Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis)
Terdiri dari 2 jenis yaitu:
1. Path Selection Tool
Digunakan untuk melakukan selection path
2. Direct Selection Tool
Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.

P. Type Tool (Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis)
Terdiri dari 4 jenis yaitu:
1. Horizontal Type Tool
Digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal
2. Vertical Type Tool
Digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal
3. Horizontal Type Mask Tool
Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal
4. Vertical Type Mask Tool
Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertical
Q. Pen Tool
1. Pen Tool (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
Digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus
2. Freeform Pen Tool (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
Digunakan untuk membuat path berbentuk bebas
3. Add Anchor Point Tool
Digunakan untuk menambah anchor point pada path
4. Delete Anchor Point Tool
Digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path
5. Convert Point Tool
Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path
   
R. Shape Tool (Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)
1. Rectangle Tool
Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat
2. Rounded Rectangle Tool
Digunakan untuk menggambar segi empat dengan sudut melengkung
tool photoshop3. Ellipse Tool
Digunakan untuk menggambar ellipse
tool photoshop4. Polygon Tool
Digunakan untuk menggambar polygon
tool photoshop5. Line Tool
Digunakan untuk menggambar garis lurus
tool photoshop6. Custom Shape Tool
Digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang ada
S. Notes Tool (Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)
tool photoshop1. Notes Tool
Digunakan untuk membuat catatan/tanda pada image
tool photoshop2. Audio AnnotationTool
Digunakan untuk membuat suara/audio pada image
T. Eyedropper, Measure Tool (Shortcut keyboard: I, atau Shift + I)

tool photoshop1. Eyedropper Tool
Digunakan untuk mengambil sample warna pada image untuk warna foreground
tool photoshop2. Color Sampler Tool
Digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada image
tool photoshop3. Measure Tool
Digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada image
U. Hand Tool
tool photoshopShortcut keyboard: H
Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang image di dalam window view area.
V. Zoom Tool
tool photoshopShortcut keyboard: Z
Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan image.

SUMBER : http://tekno.indoim.com/2012/01/bagian-bagian-ruang-kerja-photoshop.html