Kamis, 15 Juni 2017

KLA – DUBAI



KLA – DUBAI

Yak akhirnya kita rombongan KLA 2017 tiba di bandara Dubai Airport, Dubai UEA setelah 6 jam lamanya perjalanan dari bandara Suvarnabhumi, Bangkok Thailand. Hal yang pertama kali kita lakukan adalah mencari WIFI, untuk kabarin keluarga dan update status hahah.. Tugas dan pengamatan kita mulai dilakukan keesokan harinya. karna tiba di  dubai sudah malam, kita langsung check in dan istirahat. FYI waktu di dubai -3jam dari waktu di Indonesia.

 

Pengamatan di hari pertama dimulai pada Arsitektur Lama Dubai yang berada pada Bastakiyak dan Dubai Creek. Karakter khas arsitektur “Timur Tengah” sangat kental dan terasa disini. Penggunaan bahan, Langgam bangunan, Sistek sirkulasi, Detail bangunan benar-benar menunjukkan sebuah karakter yang kuat. Dan memang jelas Sesuatu yang Tradisional merupakan cirikhas dan karakter dari suatu wilayah tertentu.


Next day, kita masuk kepengamatan Arsitektur Baru Dubai.. dan yak ini merupakan bagian pengamatan saya. Yang mewakili arsitektur baru dubai dalam pengamatan KLA 2017 ini adalah Burj Khalifa dan Dubai mall.. kedua objek pengamatan ini berada pada jantung kota dubai atau diwilayah Downtown. Penataan kota Dubai terlihat jelas disini, pembagian wilayahnya antra area tradisional dan metropolitan menjadikan negara ini terlihat sangat rapih. Kounikasi antar fasad bangunan tidak terputus.


Burj khalifa dalam pengamatan saya merupakan salah satu objek hirarki pada negara dubai ini. Seperti yang kita tau Burj khalifa merupakan bangunan tertinggi didunia saat ini. “im so excited, I got the chance to see n explore it” Saya benar-benar terkagum kagum dengan Burj khalifa ini. Penataan landscapenya, bentukan bangunannya benar-benar terancana sangat apik. “this is tell me, architecture is not profession, it is hobby” 

Burj Khalifa

Burj Khalifa
Emaar merupakan Developer atau pengembang dari Burj khalifa ini. Dan merupakan developer besar di dubai dan dunia dengan pengembangan Bangunan pencakar langit terbanyak. Di sekitar Bruj khalifa terdapat banyak pembangunan berbagai macam tower oleh Emaar.

Hari terakhir kita juga menghabiskan waktu di Downtown Dubai yakni Dubai Marina Walk. Berbagai “yacht” terparkir rapih disini. Dengan view utama bangunan pencakar langit yang mengelilingi teluk buatan. Setelah menikmati dubai marina dan makan siang kita berbelanja di Day to Day, dan saya agak nyesel karena disini perbelanjaan modern. Saya ngga bisa bawa oleh-oleh yang “Khas banget dari Dubai” haruse saya belanja di dubai creek aja lebih recommended kalau mau yang pure Dubai.


KLA – THAILAND



KLA – THAILAND
Dalam perjalanan menuju dubai kami rombongan KLA 2017 Gunadarma berhenti di Bangkok, Thailand. Penerbangan menempuh waktu kurang lebih 2 jam dari bandara Soekarno Hatta – Jakarta menuju ke bandara Suvarnabhumi – Bangkok. Sesampainya di bandara Suvarnabhumi kita disambut dengan tour guide dan diajarkan beberapa salam atau kata-kata Thailand yang saya ingat cuma 1 yakni “Sawadikhap” itu berarti “Salam” (Lupa tulisannya CMIIW)
Sebelum check in ke hotel untuk beristirahat kita masih ada waktu sebentar untuk jalan-jalan menikmati kota Bangkok. Dimulai makan malam bersama dan untuk pertama kalinya saya merasakan makanan khas dubai Tom-yum, yak rasa asamnya benar-benar khas. Selanjutnya perjalanan menuju arena seperti pasar malam. Dengan hirarki utamanya adalah sebuah Bianglala pada bagian belakang dan memiliki view danau (ngga tau namanya XD)
Setelah muter-muter pasar malam kita menuju hotel untuk beristirahat.. paginya kita sarapan bersama, namun makanan khas Bangkok saya perhatikan tidak ada. Lebih ke barat beef, sosis, roast bread. Mungkin pagi kalik yaa… jadi belum ada.

Sarapan sudah, kita langsung check out untuk melanjutkan penerbangan menuju Dubai. Sebelumnya kita masih sempat tour ke beberapa tempat yang sayang banget kalau di lewatkan ketika berkunjung ke Bangkok yaituu :

-Wat Arun
-Rattanakosin Island
-Wat Pho
- dan Shopping
Keberangkatan dimulai dari bandara Suvarnabhumi menuju ke Dubai UEA dan perjalanan berlangsung selama 6 jam..

PRA-KLA

PRA-KLA

Dalam pendidikan arsitektur yang saya tempuh di Universitas Gunadarma banyak Matakuliah yang mengajak untuk aktif mengamati lingkungan dan bukan hanya belajar duduk manis didalam ruang kelas. Hal ini bagi saya sangat membantu mengembangkan daya pikir dan kemampuan dalam melakukan analisa terhadap suatu objek secara detail dan mendalam, karena dapat merasakan langsung melalui objek riil.
Salah satu matakuliah itu adalah Studi Ekskursi dengan kegiatan Kuliah Lapangan Arsitektur (KLA 2017). Pada tahun ini tujuan KLA terbagi menjadi 2 yakni Hongkong dan Dubai. Saya pribadi mengambil tujuan Dubai, objek pengamatan dan destinasi lainnya membuat saya excited dan tidak ragu untuk memilih dubai sebagai KLA yang saya jalani.

Hongkong
Dubai
Pada tujuan Dubai UEA , prodi arsitektur tahun ini mengambil tema “Archtecture Betwen Past And Future” . untuk mewujudkan tema itu, berbagai destinasi untuk pengamatan pun terbagi menjadi beberapa point, diantaranya :

-Urban : Tata ruang luar, Fasilitas lingkungan, Insfrastruktur, Utilitas, dll
-Arsitektur Lama dan Baru : Elemen Fasad, Eksterior, Interior
-Landscape : Hard Material, Soft Material

Keberangkatan dimulai dari bandara Soekarno hatta menuju ke Bangkok, Thailand dan beristirahat selama satu malam, lalu dilanjutkan menuju ke Dubai

Pengembang Burj Khalifa


Sejarah Singkat

Emaar Properties adalah perusahaan membangun Burj Khalifah, bangunan terjangkung sejagat saat ini dengan ketinggian 829,8 meter. Emaar Properties juga telah memulai proyek menara tertinggi di dunia, lebih jangkung seratus meter ketimbang Burj Khalifah. Lokasinya di Dubai pula. Emaar Properties, Public Joint Stock Company yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab dan salah satu perusahaan real estate terbesar di dunia, terdaftar pada Dubai Financial Market dan bagian dari Dow Jones Arabia Titans Index.
Perusahaan ini mengumumkan keuntungan netnya untuk seperempat pertama pada tanggal 31 Maret 2006 mencapai AED 1.517 miliar (US$413.1 juta) - sebuah peningkatan yang signifikan pada AED 1.325 miliar (US$361.0 juta) untuk periode paling penting dari tahun sebelumnya. Keuntungan net Emaar untuk tahun ini yang diakhiri pada tanggal 31 Desember 2005 meningkat 180%, mendapat rekor AED 4.731 miliar (US$1.288 miliar). Figur tersebut mewakili peningkatan besar pada AED 1.691 miliar (US$460 juta) untuk tahun 2004, dan memantulkan pertumbuhan signifikan perusahaan itu sejak tahun 1997.

Di Uni Emirat Arab

Dengan lebih dari 14,000 rumah, Emaar memiliki beberapa proyek real estate besar melalui berbagai jenis tantangan pembangunan di Dubai. Perusahaan tersebut juga memiliki dan mengurus Gold and Diamond Park.
Emaar telah memulai konstruksi proyek paling ambisius, sebuah pembangunan yang memakan biaya sebesar AED 73 miliar (US$20 miliar), Burj Dubai Downtown, yang mana mencakup Burj Dubai - menara tertinggi di dunia apabila selesai pada tahun 2008, The Dubai Mall, Burj Dubai Business Hub, The Lofts, The Old Town, The Old Town Island, Burj Dubai Boulevard, The Residences, Burj Views, danau buatan manusia, taman dan kebun.

Terletak di Burj Dubai, Armani Hotel dan Residences Dubai berisi 160 kamar hotel, restoran dan sebuah spa mencakup lebih dari 40,000 m². Di atas hotel adalah 144 apartemen mewah yang didesain Giorgio Armani dan dipernis oleh koleksi pernis rumah Armani Casa.

Usaha Bersama

Emaar memiliki usaha bersama dan proyek di beberapa negara termasuk India, Mesir, Turki, Maroko, Bahrain, Syria, Yordania, Pakistan, Lebanon, Tunisia, dan Arab Saudi.

Proyek internasional termasuk: Cairo Heights dan Smart Village, keduanya di Mesir; Boulder Hills, sebuah komunitas perumahan berkelas dunia di Hyderabad, India; proyek resor berlipat ganda di Maroko, termasuk Amelkis II & III dan Bahia Bay, komunitas perumahan golf mewah; proyek Eighth Gate di Damaskus, rancangan komunitas pertama di kota itu; dan Lakeside di Istanbul, sebuah pembangunan landmark untuk kebudayaan Turki dan hub perdagangan.
Di Saudi Arabia, Emaar memiliki proyek pada pembuatan sebuah proyek AED 98 miliar (US$26.6 miliar), King Abdullah Economic City, sebuah pembangunan campuran yang mencakup 55 juta m² tanah lapangan dengan 35 km garis pantai dekat dengan kota pelabuhan Jeddah.

Rencana Ekspansi

Tahun lalu, pembangun properti mengumumkan rencana untuk memperluas sektor toko eceran dengan investasi sebesar AED 15 miliar (US$4 miliar) untuk membangun kira-kira 150 mall pada pasar timbul besar Timur Tengah, Afrika Utara (MENA) dan subkontinental India.
Saat melanjutkan untuk memperluas inti bisnis dari pembangunan real estate, Emaar telah membuat variasi kepada bisnis terdekat. Emaar memiliki dan mengurus EMRILL, sebuah usaha bersama dengan Carillion berbasis di Britania Raya yang mana menyediakan properti dan layanan fasilitas manajemen. Emaar juga memegang 30% sahamnya di Dubai bank, memfokus kepada toko eceran dan bank perdagangan dan merupakan pemegang saham terbesar di Amlak Finance, perusahaan keuangan Islam di UAE.

Sumber :
Google
Wikipedia
Albalad.co